Diduga Terpleset , Seorang Wanita Lanjut Usia Ditemukan Tewas --> Make Image responsive
KOMPAS TERKINI.COM >> Diterbitkan Berdasarkan Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999. Dengan SK. KEMENKUMHAM RI NO. AHU-0043861.AH.01.01.TAHUN 2021 dan Telah Ditetapkan di Jakarta, Tanggal 08 Juli 2021

Diduga Terpleset , Seorang Wanita Lanjut Usia Ditemukan Tewas

14 Jan 2021



KOMPAS Terkini.com ,- Wanita lanjut usia bernama Nursiah Dg Ngebong (80) ditemukan tewas di sebuah irigasi di wilayah Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa pada rabu (13/01/2021) pukul 07.00 wita.

Kronologis kejadian berawal ketika saksi membersihkan sampah di irigasi menggunakan bambu pada Rabu (13/01/2021) sekitar pukul 07.00 WITA kemudian melihat korban dalam keadaan tertelungkup dan terapung di permukaan air lalu saksi memanggil warga kemudian korban diangkat oleh warga secara bersama sama lalu salah satu warga menyampaikan kejadian tersebut ke anak korban.


" Saat itu saya membersihkan sampah di irigasi kemudian melihat korban dalam ke adaan tertelungkup dan terapung di permukaan air lalu saya memanggil warga kemudian korban dievakuasi dari irigasi kemudian dievakuasi menuju rumah duka dan saat korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia," ungkap Hasni Dg Rannu (20).

Diketahui korban meninggalkan rumah pada Rabu (13/01/2021) sekitar pukul 05.00 wita.tanpa sepengetahuan anaknya lalu korban ditemukan terapung dan meninggal dunia yang diduga terpeleset ke dalam irigasi yang berada di Dusun Taipajawaya Desa Barembeng diduga terpleset , Seorang wanita lanjut usia ditemukan tewas di dusun Taipajawaya Desa Barembeng Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa.

Atas kejadian tersebut selanjutnya pihak kepolisian Polsek Bontonompo mendatangi dan melakukan olah TKP kemudian mendampingi petugas medis dari Puskesmas Bontonompo  untuk melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah.

Dari hasil pemeriksaan tersebut tidak ditemukan adanya tanda- tanda kekerasan selanjutnya personil melakukan koordinasi dengan anak korban untuk dilakukan otopsi.

Dari hasil komunikasi tersebut selanjutnya anak korban tidak merasa keberatan dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan iapun menolak untuk dilakukan otopsi selanjutnya jenazah telah dimakamkan usai Duhur tadi, ungkap Kapolsek Bontonompo AKP. Syahrir.



(ril)