Berawal Dari Bau Tidak Sedap, Sosok Mayat Wanita Ditemukan Disumur --> Make Image responsive
KOMPAS TERKINI.COM >> Diterbitkan Berdasarkan Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999. Dengan SK. KEMENKUMHAM RI NO. AHU-0043861.AH.01.01.TAHUN 2021 dan Telah Ditetapkan di Jakarta, Tanggal 08 Juli 2021

Berawal Dari Bau Tidak Sedap, Sosok Mayat Wanita Ditemukan Disumur

2 Feb 2021



KOMPAS Terkini.com,- Wanita berusia 47 tahun yang ditemukan meninggal dunia didalam sebuah sumur tua yang tidak jauh dari tempat tinggal korban pada 1 februari 2021 sekitar pukul 09.30 Wita di Kampung Pammantoang Lingkungan Jalase'rena Kelurahan Kalase'rena Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa dilakukan outopsi.

Kejadian tersebut  berawal saat korban Rahmatia Dg Pati, (47) pada hari Rabu 27 Januari 2021 sekitar pukul 16.00 Wita sementara tidur dirumah bersama ayahnya (Nuru B) berumur 71 tahun. Disaat saksi bangun tidak menemukan korban didalam rumah lalu dilakukan pencarian

Pada Senin (01/01/2021) sekitar pukul 09.30 Wita saksi ke dua (Per Sumiati Dg Ngasi) berumur 35 tahun pergi mencari rebung dan saat tiba di TKP mencium bau tidak sedap lalu berusaha mencari sumber bau di sumur tua kemudian melihat mayat di dalam keadaan terapung menghadap ke bawah dengan menggunakan celana pendek warna krem dan daster hijau. 

Atas penemuan mayat tersebut pihak kepolisian telah mengumpulkan berbagai informasi terkait latar belakang korban namun untuk memastikan penyebab kematian korban selanjutnya pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan.

Pasca penemuan mayat pihak keluarga korban sempat menolak dilakukan outopsi namun setelah diberikan pemahaman oleh penyidik selanjutnya pihak keluarga menyerahkan mayat wanita tersebut  dibawa ke RS Bhayangkara untuk di outopsi.


Kasubag humas Polres Gowa saat dikonfirmasi terkait penemuan mayat tersebut mengatakan," memang benar ada sesosok mayat wanita ditemukan dalam sumur tua dan saat itu pihak keluarga menolak dilakukan otopsi namun setelah pihak penyidik memberikan pemahaman kemudian  mayat tersebut diserahkan untuk dibawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk dilakukan otopsi," ungkap AKP. M. Tambunan.

Untuk mengantisipasi isu isu yang beredar yang dapat meresahkan  pihak keluarga terkait kematian korban maka saya memberikan pengertian kepada pihak keluarga untuk dilakukan otopsi agar penyebab  kematian korban dapat diketahui secara pasti, tambah Kapolsek Bontonompo saat dikonfirmasi malam tadi.