Kapolres Enrekang Orang Pertama Disuntik Vaksin Covid-19 Di Enrekang --> Make Image responsive
KOMPAS TERKINI.COM >> Diterbitkan Berdasarkan Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999. Dengan SK. KEMENKUMHAM RI NO. AHU-0043861.AH.01.01.TAHUN 2021 dan Telah Ditetapkan di Jakarta, Tanggal 08 Juli 2021

Kapolres Enrekang Orang Pertama Disuntik Vaksin Covid-19 Di Enrekang

3 Feb 2021



KOMPAS Terkini.com,- Enrekang – Vaksin Covid-19 sudah tiba di Enrekang, Kapolres Enrekang Akbp Dr. Andi Sinjaya, SH, S.Ik, MH, menjadi orang pertama terima suntik vaksin sinovac covid-19 tingkat Kabupaten Enrekang yang dilaksanakan di Puskesmas Kota Enrekang, Rabu (03/02/21).

Dimulainya program vaksinasi covid-19 tingkat Kabupaten Enrekang ditandai dengan punyuntikan vaksin jenis sinovac kepada Kapolres Enrekang Akbp Dr. Andi Sinjaya, SH, S.Ik, MH dan beberapa pejabat daerah yang turut menerima vaksin dihari yang sama. Hal ini dilakukan salah satunya untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat bahwa vaksin yang diberikan aman dan halal.

Vaksin corona Sinovac adalah salah satu jenis vaksin yang saat ini tengah dikembangkan untuk didistribusikan di indionesia, vaksin ini juga termasuk salah satu dari sedikit vaksin yang sudah mendapatkan izin penggunaan terbatas dari BPOM.

Namun untuk penerima vaksin, sebelum disuntikan ada beberapa tahap yang harus dilewati seperti pemeriksaan gula darah dan pemeriksaan tekanan darah, bagi para menerima vaksin yang memiliki riwayat penyakit tidak disarankan untuk melanjutkan proses suntik vaksinasi.

 “Saya adalah orang pertama yang menerima suntik vaksin covid-19 di Enrekang kemudian dilanjutakan dengan beberapa pejabat daerah, ini menandakan bahwa vaksin aman dan halal yang sudah sbgmn dinyatakan oleh lembaga yg berkompeten seperti BPOM & MUI sehingga menjawab pertanyaan masyarakat mengenai layak & aman tidaknya penggunaan vaksin tersebut”. Ujar Kapolres Enrekang.

“Pemerintah telah menjamin vaksin yang akan di edarkan diwilayah Kabupaten Enrekang, merupakan vaksin yang digunakan sesuai dengan standar keamanan dan melewati uji klinik yang ketat”. Ungkapnya.

“Setelah menjalani vaksinasi ini dengan cara disutik, saya tidak merasakan efek samping,  saya merasa lebih sehat” ujar Akbp Dr. Andi Sinjaya, SH, S.Ik, MH.


Vaksinasi dilaksanakan untuk melengkapi pencegahan virus menular covid-19 namun kita tetap menaati prokes yang ada seperti penggunaan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Kegiatan Vaksinasi akan dilanjutkan kepada Tenaga Kesehatan di 16 Fakes yang ada di Kabupaten Enrekang.(ril)