Oh, My God Ayah Tiri Kok Tega Banget Ya...? --> Make Image responsive
KOMPAS TERKINI.COM >> Diterbitkan Berdasarkan Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999. Dengan SK. KEMENKUMHAM RI NO. AHU-0043861.AH.01.01.TAHUN 2021 dan Telah Ditetapkan di Jakarta, Tanggal 08 Juli 2021

Oh, My God Ayah Tiri Kok Tega Banget Ya...?

17 Feb 2021



KOMPAS Terkini.com,- Seorang ayah tiri di kecamatan Barombong diringkus Unit PPA Polres Gowa pasca melakukan aksi bejat (cabul) terhadap anak tirinya di Jalan ujunga lingkungan bontoala kelurahan benteng somba Opu kecamatan Barombong kabupaten Gowa,(17/02/2021).

Kronologis kejadian berawal pada hari Kamis 11 Februari 2021 korban sementara tidur nyenyak di dalam kamar bersama nenek dan kakak korban. Saat pelaku melihat korban tidur dalam posisi miring kemudian pelaku berbaring di belakangnya kemudian melakukan aksi bejat dengan cara menggosokkan penis ke pantat korban hingga mengeluarkan sperma.

Sesaat setelah itu korbanpun terbangun dan melihat Pelaku Lel. Rusli M. Bin Paulus Mamma (44) buruh harian berada di belakangnya, kemudian katena takut ketahuan pelakupun berlari kekamarnya.

Korban saat itu tanpa sadar memegang celana dan menyentuh sperma pelaku yang menempel di celananya korbanpun berteriak dan membuat sang nenek dan kakak korban serta istri pelaku terbangun, saat menggelar jumpa pers bersama awak media.

"Tambunan menambahkan bahwa, korban saat itu juga menjelaskan kejadian kepada sang nenek dan kakak korban serta istri pelaku. Lalu mereka  bersama sama memaki pelaku lalu melaporkan kejadian ke Polres Gowa",ucapnya.

Pasca mengambil keterangan terhadap empat orang saksi selanjutnya pada 14 Feb 2021 personil Unit PPA Polres Gowa mendatangi TKP kemudian mengamankan pelaku.


Dari hasil interogasi diketahui pelaku telah melakukan aksi Cabul sejak korban masih duduk di bangku SMP.  

Kini pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka pasca dilakukan gelar perkara dan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya penyidik menjerat tersangka dengan Pasal 82 Jo Pasal 76 E UU NO. 17 Tahun 2016 tentang penetapan Perpu No. 01 Tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas UU No.23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun  dan maksimal 15 tahun penjara serta denda 5 miliar rupiah, jelas Kasat Reskrim Polres Gowa AKP. Jufri Natsir saat menggelar Konferensi Pers dihadapan awak media didampingi Kasubbag Humas AKP. M. Tambunan.(hms)