Satresnarkoba Polres Tulang Bawang, Gerebek Rumah Yang Sering Dijadikan Tempat Transaksi Narkotika --> Make Image responsive
KOMPAS TERKINI.COM >> Diterbitkan Berdasarkan Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999. Dengan SK. KEMENKUMHAM RI NO. AHU-0043861.AH.01.01.TAHUN 2021 dan Telah Ditetapkan di Jakarta, Tanggal 08 Juli 2021

Satresnarkoba Polres Tulang Bawang, Gerebek Rumah Yang Sering Dijadikan Tempat Transaksi Narkotika

3 Feb 2021



KOMPAS Terkini.com,- Satresnarkoba Polres Tulang Bawang kembali meringkus seorang lelaki yang diduga pengedar Narkotika jenis sabu disebuah rumah yang berada di Jalan Dermaga Bugis, Kelurahan Menggala Kota, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang,Selasa,(02/02/2021).

Penggerebekan rumah tersebut berlangsung hari Selasa (02/02/2021), pukul 10.00 WIB dan berhasil menangkap seorang lelaki yang membawa dan memiliki narkotika jenis sabu.

"Penggerebekan tersebut berhasil ditangkap seorang lelaki berinisial AW (30), berprofesi sopir mobil, warga Jalan Lintas Timur Kelurahan Ujung Gunung Kecamatan Menggala," ujar Kasatres Narkoba AKP Anton Saputra, SH, MH,.

Lanjutnya, Satresnarkoba berhasil menyita barang bukti (BB) berupa satu bungkus plastik klip berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,15 gram, handphone (HP) merk Lenovo warna hitam dan sepeda motor Honda Beat warna putih biru.

"Kronologis terjadinya penggerbekan berawal dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh anggota satresnarkoba Polres Tulang Bawang di wilayah Kecamatan Menggala dan didapat informasi bahwa sebuah rumah yang ada di Jalan Dermaga Bugis, Kelurahan Menggala Kota, sering dijadikan tempat bertransaksi narkotika".Ucap Akp Anton

"Setelah mendapatkan informasi, kami langsung berangkat menuju ke lokasi dan setelah tiba di lokasi berhasil ditangkap seorang lelaki AW(30) didapati membawah narkotika jenis sabu," jelasnya.


Lelaki tersebut saat ini masih dilakukan pemeriksaan secara intensif di Mapolres Tulang Bawang dan akan dikenakan Pasal 114 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, atau dipidana penjara seumur hidup, paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 1 Miliar dan paling banyak Rp. 10 Miliar.(*)

(helmi)