Setelah 7 Kali kwir...kwir, Akhirnya Ditangkap Satreskrim Polres Palopo --> Make Image responsive
KOMPAS TERKINI.COM >> Diterbitkan Berdasarkan Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999. Dengan SK. KEMENKUMHAM RI NO. AHU-0043861.AH.01.01.TAHUN 2021 dan Telah Ditetapkan di Jakarta, Tanggal 08 Juli 2021

Setelah 7 Kali kwir...kwir, Akhirnya Ditangkap Satreskrim Polres Palopo

22 Feb 2021



KOMPAS Terkini.com,- Satreskrim Polres Palopo berhasil menangkap terduga pelaku eksploitasi anak di Islamic Senter Kelurahan Takkalala Kecamtan Wara Selatan Kota Palopo Sabtu,(20/02/2021), sekitar pukul 21.30 wita.

Setelah dikonfirmasi Kapolres Palopo AKBP Alfian Nurnas. SH, S.ik MH melalui telpon selulernya (WhatsAapp) membenarkan hal tersebut "telah dilakukan penangkapan terhadap pelaku eksploitasi Terhadap Anak oleh Personil Sat Reskrim Polres Palopo",ucapnya.

Identitas pelaku yaitu sdri. MIP, umur 20 tahun, pekerjaan IRT, alamat jalan Batu Putih ex jalan Batara Tikungan Kelurahan Boting Kecamatan Wara Kota Palopo.

Korban ekploitasi anak yaitu sebut aja bunga umur 14 tahun, pekerjaan pelajar, alamat  Kota Palopo. 

Kronologis peristiwa kejadiannya yaitu bahwa telah terjadi kasus eksploitasi terhadap Anak yang dilakukan oleh pelaku sdri. MIP terhadap korban sdri. G yang diperdagangkan kepada sdr. JT sebanyak 7 (tujuh) kali yang di lakukan di Hotel Agro dan Hotel Horas, sehingga kasus tersebut sama orang tua korban sdri. Grecia dilaporkan pada hari Sabtu tanggal 23 Januari 2021 pukul 17.30 wita dengan TKP jalan Pongsimpin Kelurahan Mungkajang Kota Palopo.

"Setelah menerima laporan tersebut kemudian dilakukan serangkaian penyelidikan dan pulbaket memperoleh informasi bahwa pelaku sedang melintas di jalan Islamic Senter Kelurahan Takkalala Kecamatan Wara Selatan Kota Palopo sehingga dilakukan penangkapan terhadap pelaku",Ucap Kapolres AKBP Alfian Nurnas, SH, S.ik MH.

Selanjutnya pelaku diamankan di ruang sat Reskrim Polres Palopo guna dilakukan proses hukum lebih lanjut.

Terhadap pelaku akan dijerat dengan pasal 2 Undang-Undang no 21 tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan orang dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara, pasal 88 Undang-Undang nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman paling lama 10 tahun penjara dan pasal 81 Undang-Undang nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 penjara.(ril)