Pembongkaran Pemakaman Covid-19 di Parepare: 6 Orang Jadi Tersangka --> Make Image responsive
KOMPAS TERKINI.COM >> Diterbitkan Berdasarkan Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999. Dengan SK. KEMENKUMHAM RI NO. AHU-0043861.AH.01.01.TAHUN 2021 dan Telah Ditetapkan di Jakarta, Tanggal 08 Juli 2021

Pembongkaran Pemakaman Covid-19 di Parepare: 6 Orang Jadi Tersangka

14 Mar 2021

KOMPAS Terkini.com,- PAREPARE - Satuan Reskrim Polres Parepare akhirnya berhasil mengungkap dan mengamankan 6 orang yang diduga telah melakukan pengambilan jenasah di pemakaman Covid-19, di Kelurahan Lemoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, Minggu (14/03/2021).

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, Satuan Reskrim Polres Parepare, tepatnya sabtu, 13 maret 2021, Kasat Reskrim Polres Parepare Iptu Asian Sihombing terjun langsung ke Lokasi untuk pemasangan Police Line di Lokasi Pemakaman tersebut. 

Setelah itu diketahui, pihaknya pun langsung melakukan penyelidikan terkait hilangnya 4 jenazah yang diambil paksa dipemakaman covid tersebut.

Alhasil, setelah melakukan serangkaian penyelidikan akhirnya, Polres Parepare meningkatkan status perkara menjadi penyidikan dan telah menetapkan 6 orang sebagai tersangka yaitu saudara inisial AK, NA, AAS, A, D, R.
 
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes E Zulpan yang dikonfirmasi mengatakan bahwa, memang benar setelah mendapatkan informasi dari laporan masyarakat, Kapolres Parepare AKBP Welly Abdillah, SH, S.Ik. langsung memerintahkan anggotanya untuk segera menyelidiki kasus tersebut.

"Jadi tepat jumat sore, Kapolres Parepare yang mendapatkan informasi tersebut langsung memerintahkan anggotanya untuk cek dan menyelidiki kasus tersebut, alhamdulillah hari ini Minggu 14 Maret, setelah melakukan serangkaian penyelidikan akhirnya, Polres Parepare meningkatkan status perkara menjadi penyidikan dan telah menetapkan 6 orang sebagai tersangka," ungkap Kombes Pol E Zulpan.

Kombes Pol E Zulpan juga menambahkan bahwa ke 6 orang yang berhasil diamankan tersebut merupakan pihak keluarga dari jenazah yang diambil paksa dipemakaman tersebut.

"Jadi ke 6 orang yang berhasil diamankan ini langsung ditetapkan tersangka, ke 6 ini juga berperan sebagai pecangkul atau yang menggali kuburan tersebut," ujarnya.
Kombes Pol E Zulpan juga mengemukakan bahwa untuk motif para pelaku tersebut mengaku, mendaptkan suatu amanah dari pihak keluarga.

"Untuk saat ini, Menurut keterangan sementara dari para pelaku, mereka mengaku terbebani suatu amanah, karena pernah bertemu dalam mimpi dan jenazah meminta untuk dipindahkan makamnya,"tambahnya.

Komisaris Besar Polisi ini juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini Polres Parepare masih melakukan penyidikan lebih lanjut terkait pengambilan jenazah di pemakaman covid tersebut.

"Saat ini polres parepare masih melakukan tahap penyidikan dan memproses lanjut perkara tersebut," pungkasnya.


sumber : kabid humas polda sulsel