Mayat yang Tergeletak Dipinggir Sawah Diduga Dibunuh Lebih Daripada Satu Orang --> Make Image responsive
KOMPAS TERKINI.COM >> Diterbitkan Berdasarkan Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999. Dengan SK. KEMENKUMHAM RI NO. AHU-0043861.AH.01.01.TAHUN 2021 dan Telah Ditetapkan di Jakarta, Tanggal 08 Juli 2021

Mayat yang Tergeletak Dipinggir Sawah Diduga Dibunuh Lebih Daripada Satu Orang

27 Jun 2021

KOMPAS Terkini.com,- Kapolsek Pitumpanua Polres Wajo bersama anggotanya mendatangani TKP penganiayaan yang mengakibatkan seorang pria meninggal dunia dipinggir sawah, Minggu (27/06/2021).

Berawal dari laporan masyarakat bahwa telah ditemukan mayat yang tergeletak dipinggir sawah dengan identitas yaitu ULI (30) warga Dusun Lamonyi Desa Lauwa Kecamatan Pitumpanua Kabupaten Wajo. 

Setelah Kapolsek Pitumpanua KOMPOL Jasman parudik bersama anggotanya tiba di TKP dan langsung melakukan olah TKP serta mencari beberapa informasi dari beberapa saksi disekitaran TKP.

“Dari hasil olah TKP peristiwa di perkirakan sekitar pukul 02.00 wita dini hari karena kondisi korban sudah lembam mayat. Luka dibagian punggung, luka lengan kiri dan perut sebelah kiri keluar usus,”ungkap Kapolsek Pitumpanua.

Kompol Jasman pun menjelaskan kronologis kejadian tersebut berawal dari kesalah pahaman antara korban dan tersangka sehingga terjadi perkelahian diantara keduanya.

"Tidak menutup kemungkinan pelaku bukan hanya satu orang. Mengingat luka korban lebih dari satu, kejadian tersebut diduga akibat meminum minuman keras sehingga terjadi kesalah pahaman", tuturnya.
Setelah mengumpulkan bukti-bukti di TKP, Kapolsek Pitumpanua menjelaskan bahwa korban ULI (30) dianiaya oleh Syahrul Gunawan (25) warga Desa Paojepe Kecamatan Keera  Kabupaten Wajo dimana pelaku Syahrul Gunawan (25) telah menyerahkan diri kepada petugas kepolisian polsek pitumpanua setelah mengetahui korbannya meninggal dunia.

Adapun tindakan dilakukan oleh petugas kepolisian mengevakuasi korban ke RSUD Siwa untuk diotupsi sementara pelaku diamankan di Mapolsek Pitumpanua untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.(it)