Arogan, Dua Terduga Pelaku Pengantar Jenazah Diringkus Polisi --> Make Image responsive
KOMPAS TERKINI.COM >> Diterbitkan Berdasarkan Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999. Dengan SK. KEMENKUMHAM RI NO. AHU-0043861.AH.01.01.TAHUN 2021 dan Telah Ditetapkan di Jakarta, Tanggal 08 Juli 2021

Arogan, Dua Terduga Pelaku Pengantar Jenazah Diringkus Polisi

10 Agu 2021

KOMPAS Terkini.com,-Aksi tak terpuji kembali dilakukan rombongan iring-iringan pengantar jenazah pada Minggu, 18 Juli 2021 pukul 13.30 Wita terhadap seorang anggota TNI berinisial RR (21).

Kronologis kejadian berawal korban dari arah takalar menuju kota Sungguminasa untuk menjenguk orang tuanya. Saat berada di Jalan Poros Takalar kelurahan Tamallayang Kecamatan Bontonompo kabupaten Gowa korban mendapati iring-iringan pengantar jenazah yang melintas dengan arogan.

Anggota ini kemudian menepi untuk memberikan ruang bagi pengantar jenazah namun salah satu dari rombongan pengantar jenazah bertindak arogan lalu merusak spion mobil korban.

Karena tidak terima dengan tindakan  tersebut, korbanpun berbalik arah dan mengejar rombongan pengantar jenazah untuk mencari pelaku pengrusakan.

Namun upaya korban tidak kesampaian karena dua pelaku yang ikut dalam rombongan iring-iringan jenazah tak terima atas upaya yang dilakukan korban untuk mencari pelaku pengrusakan spion mobil bahkan, terduga pelaku berinisial MM (20) dan MYI (25) menyerang  dan mengeroyok korban.

Atas peristiwa tersebut tim Jatanras Polres Gowa melakukan penyelidikan dan pengumpulan informasi lalu berkoordinasi dengan Polsek Mariso untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku.

Pada tanggal 7 Agustus 2021 pelaku 
MM berhasil diringkus dirumahnya 
kemudian dibawa ke Polres Gowa selanjutnya dilakukan interogasi.

Terduga pelaku MM menjelaskan bawa pengeroyokan tersebut tidak dilakukan seorang diri namun bersama satu rekannya berinisial MYI

Personil kemudian menyambangi rumah lelaki MYI namun terduga pelaku tidak ditemukan selanjutnya pada 8 Juli 2021 terduga pelaku MYI menyerahkan diri ke Polres Gowa karena mengetahui dirinya dicari polisi, ujar kasubag humas Polres Gowa saat menggelar jumpa pers di halaman kantor Polres Gowa pada Selasa (10/8/2021).

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya kedua pelaku dijerat dengan Pasal 170 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukum 5 Tahun 6 bulan penjara.

Di akhir jumpa pers Kasubbag Humas menghimbau kepada masyarakat khususnya pengantar jenazah untuk  menghormati pengguna jalan lain. Jangan anda semena-mena melakukan tindakan main hakim sendiri apalagi menguasai jalan raya  karena jalan ini milik kita semua bukan milik segelintir orang, tegas AKP. M. Tambunan.

Kasubbag Humas Polres Gowa  kembali menambahkan agar para pengemudi mobil jenazah di Sulawesi Selatan agar ikuti aturan berlalu lintas khususnya dalam mengatur kecepatan, jangan ikuti keinginan pengantar jenazah tapi ingat keselamatan pengguna jalan lain, pungkas Tambunan.(tb)