Oknum Satpol PP Diamankan Warga Saat Berada Dalam Satu Mobil --> Make Image responsive
KOMPAS TERKINI.COM >> Diterbitkan Berdasarkan Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999. Dengan SK. KEMENKUMHAM RI NO. AHU-0043861.AH.01.01.TAHUN 2021 dan Telah Ditetapkan di Jakarta, Tanggal 08 Juli 2021

Oknum Satpol PP Diamankan Warga Saat Berada Dalam Satu Mobil

16 Okt 2021

KOMPAS Terkini.com ,- Dikabarkan sejumlah oknum Satpol PP dan WH terdiri atas dua pria dan seorang wanita diamankan warga saat berada dalam satu mobil di Dusun Karya, Kampung Seumadam, Kejuruan Muda, Aceh Tamiang.

Penangkapan ketiganya, diwarnai insiden pengejaran yang dilakukan oleh suami oknum perempuan pada Rabu (13/10/2021) sore kemarin.

“Kejadiannya, sekitar ashar,” Kasat Pol PP dan WH Drh.Asma'i melalui Kabid Penegakan Perundang-undangan Daerah Mustafa Kamal, S.Pi kepada KOMPAS terkini.com Jumat (15/10/2021).

Informasinya, dua oknum pria merupakan tenaga honorer Satpol PP Aceh, II (35) warga Baitussalam, Aceh Besar dan Is (34) penduduk Lhoksukon, Aceh Utara, sementara oknum perempuan merupakan M (34) warga Alurtani Dua, Aceh Tamiang.

Mustafa Kamal menjelaskan, ketiganya diamankan dari dalam mobil Innova hitam. Saat menjalankan tugas.

"Namun, warga masyarakat setempat berasumsi lain, sehingga memicu keributan yang akhirnya mereka anggap telah berbuat tidak senono", kata Mustafa.

Saat itu M (34) yang merupakan oknum Satpol PP dan WH Aceh Tamiang ditugaskan untuk melakukan Penertiban di Wilayah Kecamatan Kejuruan Muda.

Mustafa Kamal didampingi Kabid Syariat Islam, Syahrir Pua Lapu menjelaskan bahwa M (Istri) sedang berselisih paham dengan suaminya A (32). Jadi kericuhan itu muncul dikarenakan M tidak mengangkat telepon ketika dihubungi suaminya, sehingga timbul kecurigaan sang suami.

Setelah terjadinya keributan M dan rekan kedua oknum Satpol PP pun digiring ke Polsek Kejuruan Muda, sehingga berakhir perdamaian antara M dan A saling memaafkan.

Ditempat lain, A (suami) menyampaikan permohoan maaf kepada pihak Sat Pol PP dan WH Aceh Tamiang beserta Datok Penghulu beserta masyarakat atas kejadian ini.

"Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian ini, ini hanya kesalahpahaman Pribadi antara saya dan istri saya. Mudah-mudahan ini menjadi pelajaran untuk saya dan keluarga," ujar A (suami).

(M.Irwan)