Polres Aceh Tamiang Berhasil Tangkap Komplotan Pengedar Narkoba Jenis Sabu --> Make Image responsive
KOMPAS TERKINI.COM >> Diterbitkan Berdasarkan Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999. Dengan SK. KEMENKUMHAM RI NO. AHU-0043861.AH.01.01.TAHUN 2021 dan Telah Ditetapkan di Jakarta, Tanggal 08 Juli 2021

Polres Aceh Tamiang Berhasil Tangkap Komplotan Pengedar Narkoba Jenis Sabu

13 Okt 2021

KOMPAS Terkini.com,- Aceh Tamiang
Kepolisian Resor Aceh Tamiang berhasil mengungkap dan menangkap serangkaian pengedar Narkotika jenis Shabu dari beberapa Lokasi di Kecamatan Kota KualaSimpang dan di Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang pada hari Jum'at(08/10/2021). 

Dari dua lokasi pengggerebekan dan penangkapan, Polres Aceh Tamiang berhasil menangkap 5 orang tersangka yang diduga pengedar saat ini telah diamankan. 

Demikian hal itu disampaikan Kapolres Aceh Tamiang, AKBP. Imam Asfali, SIK 
saat konfrensi Pers, didampingi Waka Polres Kompol Yusuf Liwardi dan Kasubag Humas IPTU Untung Sumaryo dengan para Awak Media, berlangsung di depan Gedung Dhira Bhakti, Mapolres Aceh Tamiang, Senin(11/10/2021). 

Dalam konfrensi Pers tersebut, Kapolres AKBP. Imam Asfali memaparkan, keberhasilan penangkapan 5 orang tersangka tindak pidana narkoba, berawal dari penangkapan tersangka Yus (41) alias Miing, di  Dusun Melur, Desa Perdamaian, Kecamatan Kota KualaSimpang pada hari Jum'at (08/10) pukul 16.30 WIB, terangnya.

Dari pengembangan pertama, setelah tertangkapnya tersangka Yus(41) warga Dusun Melur, kemudian dilanjutkan ke penangkapan di TKP kedua di Dusun Cut Ti Hawa, Desa Simpang Lhee, Kecamatan Manyak Payed Aceh Tamiang. 

Dari hasil pengembangan, Kepolisian kemudian menangkap tersangka Irw(25) alias Iir warga Dusun Mawar Desa Perdamaian Kecamatan Kota KualaSimpang. 

Kemudian beberapa tersangka lainnya juga berhasil ditangkap, diantaranya, Her(39) alias Adi Jawa warga Dusun Sedar Sriwijaya Kecamatan Kota KualaSimpang. 

Rah(35) alias Penyot warga Dusun Ar-Rahim, Desa Kota Lintang Kecamatan Kota KualaSimpang, Aceh Tamiang. Dan Nof alias Papong juga warga Dusun Ar-Rahim yang saat ini kelima tersangka tersebut berada dalam tahanan PolisiPolisi, ujar Imam.

Sementara tersangka, Mak(51) alias Atok, warga Cut Tihawa Kecamatan Manyak Payed, sempat melarikan diri yang kini telah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Kepolisian", kata AKBP. Imam Asfali

Menurut Kapolres Aceh Tamiang AKBP Imam Asfali, dari penangkapan 5 orang tersangka tersebut, Kepolisian Resor Aceh Tamiang berhasil mengumpulkan barang bukti masing-masing dari tersangka Yus 1(satu) paket kecil shabu seberat 1,01 gram dan 3 paket kecil seberat 0,21 gram, bersama 1 unit Handphone merk Oppo. 

Dari tersangka Ir berhasil disita 2 paket kecil shabu seberat, 0,21 gram. 

Dan dari tersangka Rah alias Penyot ditemukan 6 paket kecil sabu seberat 0,48 gram bersama timbangan elektronik hitam merk CHQ. 

Sementara dari tersangka Mak alias Atok(red-DPO) yang melarikan diri meninggalkan barang bukti, diantaranya, 4 paket besar sabu dan 3 paket kecil dalam plastik bening, bersama timbangan elektronik warna silver beserta handphone merk Maxtron. 

Dari keseluruhan barang bukti sabun yang berhasil disita, kurang lebih seberat  3 ons atau 300 gram. 

"Para tersangka dijerat atau disangka kan dengan pasal 114 ayat (1) Sub pasal 112 ayat (1) dari Undang-undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5(lima) tahun dan paling lama 20(dua puluh) tahun penjara dengan denda 10 Miliar rupiah", katanya.
"Dari pengungkapan dan pasal yang dikenakan diharapkan dapat menjadi efek jera bagi masyarakat lainnya, agar tidak terjadi lagi pengedaran narkoba khusus nya Aceh Tamiang", tutupnya.


Laporan : tarmizi/red