Enam Kapolres Dicopot, Termasuk Kapolres Luwu Utara --> Make Image responsive
KOMPAS TERKINI.COM >> Diterbitkan Berdasarkan Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999. Dengan SK. KEMENKUMHAM RI NO. AHU-0043861.AH.01.01.TAHUN 2021 dan Telah Ditetapkan di Jakarta, Tanggal 08 Juli 2021

Enam Kapolres Dicopot, Termasuk Kapolres Luwu Utara

2 Nov 2021

KOMPAS Terkini.com,- Jakarta–Selasa 2 November 2021–KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo menunjukkan komitmen melakukan pembenahan internal Polri untuk jauh lebih baik.Langkah ini agar Polri semakin dicintai dan menjadi apa yang diharapkan masyarakat.

Hal ini tertuang dalam dua surat telegram Kapolri Nomor ST/2279/X/KEP./2021 dan Nomor ST/2280/X/KEP./2021 tanggal 31 Oktober 2021.
Kedua telegram tersebut ditandatangani AS SDM Polri Irjen Wahyu Widada atas nama Kapolri.

Disebutkan ada enam jabatan Kapolres yang dimutasi. Berikut selengkapnya:

1.AKBP Deni Kurniawan, Kapolres Labuhan Batu Polda Sumut ke Pamen Yanma Polri (dalam rangka evaluasi jabatan).

2.AKBP Dedi Nur Andriansyah, Kapolres Pasaman Polda Sumbar ke Pamen Yanma Polri (dalam rangka evaluasi jabatan).

3.AKBP Agus Sugiyarso, Kapolres Tebing Tinggi Polda Sumut ke Pamen Yanma Polri (dalam rangka evaluasi jabatan).

4.AKBP Jimmy Tana, Kapolres Nganjuk Polda Jatim ke Pamen Yanma Polri (dalam rangka evaluasi jabatan).

5.AKBP Saiful Anwar, Kapolres Nunukan Polda Kaltara ke Pamen Yanma Polri (dalam rangka evaluasi jabatan).

6.AKBP Irwan Sunuddin, Kapolres Luwu Utara Polda Sulsel ke Pamen Yanma Polri (dalam rangka evaluasi jabatan).

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan, dengan adanya keputusan tersebut, seluruh personel Polri harus mampu memiliki jiwa kepemimpinan yang mengayomi dan melayani masyarakat dan anggota dengan sangat baik serta menjadi prioritas.

“Ya ini tentunya sebagaimana komitmen Pak Kapolri. Komitmen ini jelas untuk melakukan perubahan dan perbaikan untuk menuju Polri yang jauh lebih baik lagi,” ujar Argo di Jakarta, Senin (1/11/2021).

Tak hanya itu, Argo juga berharap dengan adanya komitmen ini bisa menjadi efek jera bagi siapa pun personel yang melanggar aturan.

“Jadilah pemimpin yang teladan, bijaksana, memahami, mau mendengar, tidak mudah emosi dan saling menghormati. Dengan begitu, Polri ke depan akan semakin mendapatkan kepercayaan di masyarakat,” ujar Argo.

Sebelumnya, Kapolri memastikan, dia beserta pejabat utama Mabes Polri memiliki komitmen untuk memberikan reward bagi personel yang menjalankan tugasnya dengan baik dan bekerja keras untuk melayani serta mengayomi masyarakat.

“Saya dan seluruh pejabat utama memiliki komitmen kepada anggota yang sudah bekerja keras di lapangan, kerja bagus, capek, meninggalkan anak-istri. Akan selalu komitmen berikan reward, kalau saya lupa tolong diingatkan,” ucap Sigit.

Namun sebaliknya, Kapolri menegaskan sanksi tegas akan diberikan kepada seluruh personel yang tidak menjalankan tugasnya dengan baik atau melanggar aturan yang ada.
Semua itu dilakukan untuk kebaikan Korps Bhayangkara ke depannya.(a.jw)