Oknum Sat Lantas Luwu Utara Minta Bayaran 750 Ribu Rupiah dengan Cara Transfer --> Make Image responsive
KOMPAS TERKINI.COM >> Diterbitkan Berdasarkan Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999. Dengan SK. KEMENKUMHAM RI NO. AHU-0043861.AH.01.01.TAHUN 2021 dan Telah Ditetapkan di Jakarta, Tanggal 08 Juli 2021

Oknum Sat Lantas Luwu Utara Minta Bayaran 750 Ribu Rupiah dengan Cara Transfer

6 Jan 2022

KOMPAS Terkini.com,- Sulsel - Dugaan Pungli masih marak terjadi di Wilayah Hukum Polres Luwu Utara yang membuat sejumlah pengendara roda empat mengeluh.

Sebagaimana dikutip dari Wargata.com bahwa, bila petugas mendapati para pengendara yang melintas di Wilayah Hukum Polres Luwu Utara yang dianggap melanggar, Maka oknum Polisi tersebut mengarahkan ke Polres Luwu Utara, Lalu diselesaikan di ruangan bagian tilang. 

Oknum polisi berinisial IM diketahui ketika adanya sejumlah Sopir Mobil mengungkapkan, bahwa ia telah melakukan pembayaran kepada IM sebesar Rp. 500.000, per mobil pada hari Selasa, (04/01/2022).

Keempat Sopir Mobil, Satu diantaranya inisial S, sering melintas di Wilayah Hukum Polres Luwu merasa mengeluh dan bingung dengan ulah Oknum Polisi tebang pilih saat penerapan aturan Lalu Lintas.

Jelas hari itu, "Kami ada lima sopir mobil yang bertepatan melintas di Wilayah Hukum Polres Luwu Utara dan membayar Rp.500.000 dan satu diantara kami, Malah tidak dibebankan alias tidak membayar sama sekali, padahal posisi muatan sama dengan dia" ungkapnya.

Serupa halnya yang didapat informasi oleh Wartawan Kompasterkini.com pada Tanggal 29 Desember 2021, yang mana saat itu, pemilik kendaraan inisial F sempat dimintai sopirnya pembayaran dengan cara transfer sebesar Rp.750.000, oleh Oknum Lantas Luwu Utara.

Namun demikian, Media ini berupaya untuk menghubungi Kasat Lantas Polres Luwu Utara, AKP H. Rahim, untuk konfirmasi terkait dugaan pungli yang dilakukan oleh oknum lantas tersebut, 

Berkaitan hal itu, AKP H. Rahim belum juga memberikan tanggapan, dan bahkan contact Whatsapp Wartawan Kompasterkini.com diblok hingga saat ini.

Sementara Kapolres Luwu Utara, AKBP Alfian Nurnas saat dikonfirmasi menegaskan, "Sudah saya perintahkan Propam untuk mengecek, Apabila ditemukan akan diproses sesuai ketentuan", Tegas Kapolres melalui chat Whatsapp, Kamis, (06/01/2022).

penulis : red/sahar