Fraksi Partai Nasdem: Menyayangkan Slogan Perjuangan Pemekaran Luwu Tengah Hanya Dijadikan Issue Politik --> Make Image responsive
KOMPAS TERKINI.COM >> Diterbitkan Berdasarkan Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999. Dengan SK. KEMENKUMHAM RI NO. AHU-0043861.AH.01.01.TAHUN 2021 dan Telah Ditetapkan di Jakarta, Tanggal 08 Juli 2021

Fraksi Partai Nasdem: Menyayangkan Slogan Perjuangan Pemekaran Luwu Tengah Hanya Dijadikan Issue Politik

16 Jul 2022

KOMPAS Terkini.com,- Setelah menghadiri kegiatan Pelantikan BPP KKLR (Kerukunan Keluarga Luwu Raya) dimana tujuan dari pelantikan tersebut adalah mempersatukan kembali Dinamika Wija To Luwu.

Muncul pertanyaan.
"Setelah dipersatukan apa yang diperjuangkan"?

"Menurut Nur Alam Tagan Selaku Ketua Fraksi Partai Nasdem saya sangat menyayangkan perjuangan Luwu Tengah bukan menjadi prioritas dalam Pemekaran. Kami Lelah Melihat Slogan perjuangan Pemekaran Luwu tengah hanya di jadikan issue politik dalam momen-momen tertentu" Jelas Nur Alam.

Seharusnya Pemekaran Luwu tengah itu menjadi prioritas utama dalam membenahi daerah jauh lebih baik kasihan Para Pejuang Kemarin yang habis dan berdarah darah dalam perjuangan Luwu tengah.

Untuk itu "KAMI MENGAJAK SELURUH ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN LUWU PADA KHUSUSNYA DAN LUWU RAYA PADA UMUMNYA untuk langsung turun tangan dalam perjuangan Pemekaran Luwu tengah.kenapa? Sebab DPRD adalah bagian dari Keterwakilan Rakyat" Ujar Alam Tagan.

DPRD mulai dari tingkat Kabupaten Kota hingga DPRD dapil Luwu sampai DPR-RI kalau perlu. Ayo kita sama sama turun tangan berbicara tentang pemekaran Luwu tengah. 

Dan Kesimpulannya Kami Sepakat MEMBENTUK Gerakan "PEJUANG LUWU TENGAH" untuk betul dijadikan sebagai Dasar Perjuangan Yang Serius dalam perjuangan Luwu tengah.

Nur Alam Tagan Sebagai Ketua Fraksi Partai Nasdem Kabupaten Luwu.Di dampingi oleh Erwin Barabba Anggota Dprd fraksi PDIP Ketua Komisi 1,Anton ketua Partai PKB.Kab Luwu,And Muharrir Ketua Fraksi Partai Golkar Kab.Luwu.& Akbar Andi Laluasa Direktur Eksekutif Badan Saksi Nasional DPP Partai Golkar.(iT)