Gegara Meremas Buah Dada, Polsek Mappedeceng Polres Luwu Utara Berhasil Meringkus Pelaku S alias M --> Make Image responsive
KOMPAS TERKINI.COM >> Diterbitkan Berdasarkan Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999. Dengan SK. KEMENKUMHAM RI NO. AHU-0043861.AH.01.01.TAHUN 2021 dan Telah Ditetapkan di Jakarta, Tanggal 08 Juli 2021

Gegara Meremas Buah Dada, Polsek Mappedeceng Polres Luwu Utara Berhasil Meringkus Pelaku S alias M

5 Sep 2022

KOMPAS Terkini.com,- Seiring dengan penekanan Kapolres Luwu Utara AKBP. GALIH INDRAGIRI, S.IK sejak awal menjabat Kapolres Luwu Utara melalui Unit Reskrim Polsek Mappedeceng berhasil melakukan penangkapan yang diduga telah melakukan tindak pidana pencurian dan perbuatan cabul.

Setelah Polsek Mappedeceng menerima Laporan pengaduan kemudian dilakukan penyelidikan dan dapat disimpulkan bahwa terduga pelaku adalah lelaki S alias M.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Mappedeceng IPDA ARIS, S.H telah 
berhasil mengamankan tersangka S alias M yang bertempat di Desa Benteng Kecamatan Mappedeceng Kabupaten Luwu Utara.

"Pelaku diamankan berdasarkan dua Laporan Polisi yaitu pencurian handpone dan perbuatan cabul yang dilakukan di hari yang sama, Jum'at 02 September 2022", Ungkap IPDA ARIS.

Kronologis terjadinya tindak pidana pencurian dan cabul dengan cara yaitu pada hari Jumat tanggal 02 September 2022 sekitar pukul 13.00 WITA pelaku mengendarai sepeda motor singgah dibengkel korban Lel. ICAL, dan karena situasi sepi karena warga sedang shalat Jum'at maka pelaku mengambil 1 (satu) unit HP VIVO S1 yang ada di etalase jualan setelah itu pelaku mengarah ke desa Cendana Putih untuk mensoftware HP tersebut namun ditengah perjalanan ia mengurungkan niatnya dan pulang ke rumahnya melalui jalan tani dan sekitar pukul 14.00 WITA pelaku melintas dijalan tani di Desa Benteng dan saat itu korban Perm. KETUT NIANTI sedang berada di kebunnya untuk mengambil kayu bakar seorang diri sehingga pelaku singgah dan pura2 meminjam parang yang saat itu dipegang oleh korban untuk dipakai mengiris botol aqua dengan alasan saat itu pelaku ingin buang air besar namun setelah korban Perm. KETUT NIANTI menyerahkan parangnya maka pelaku langsung meremas buah dada korban sambil mengancam korban dengan parang dimana saat itu pelaku menyuruh korban agar membuka celananya karena saat itu pelaku ingin menyetubuhi korban namun korban berteriak minta tolong dan memberontak sehingga jari tangan kiri korban terkena parang dan langsung mengeluarkan darah selanjutnya karena panik maka pelaku langsung melarikan diri sambil terus membawa parang milik korban namun saat itu HP vivo yang sebelumnya dikantongi oleh pelaku terjatuh dan ditemukan oleh korban Perm. KETUT dan karena trauma ketakutan kemudian korban Perm. KETUT NIANTI membawa Handpone tersebut serta melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polsek Mappedeceng, setelah itu korban pencurian yakni Lel. ICAL juga ikut melaporkan juga kejadian pencurian yang dialaminya.

Setelah Unit Reskrim Sek Mappedeceng  mengamankan pelaku dan dilakukan interogasi maka pelaku mengakui telah melakukan pencurian HP di bengkel korban ICAL dan juga ingin memperkosa korban Perm. KETUT NIANTI di kebunnya.

"Selanjutnya pelaku bersama barang bukti berupa 1 (satu) Unit sepeda motor merk Yamaha Fino warna merah, sebilah parang milik korban dan sepasang sepatu boot warna kuning serta pakaian yang dikenakan pelaku saat kejadian dibawa ke Mapolsek Mappedeceng untuk proses penyidikan lebih lanjut, dan tidak tertutup kemungkinan pelaku telah melakukan tindak pidana yang sama ditempat lain", Jelas Kapolsek.